Langsung ke konten utama

Amphilopus Trimaculatus si nenek moyang ikan louhan

Three Spot Cichlid atau yang dikenal dengan trimac cichlid ini memiliki nama ilmiah Amphilophus Trimaculatus. Trimac cichlid merupakan family dari cichlidae dan merupakan genus amphilophus.Sepintas ikan ini terlihat seperti ikan louhan, mulai dari marking hitam, mata merah, dan kepala yang jenong, namun terdapat ciri yang membedakan antara trimac cichlid dan louhan, yaitu corak mutiara di tubuh, trimac cichlid tidak mempunyai corak mutiara seperti di ikan louhan, trimac cichlid ini dapat di katakan sebagai nenek moyang louhan, dikarenakan trimac cichlid memiliki andil dalam terbentuknya ikan louhan, trimac cichlid ini merupakan salah satu jenis cichlid yang di kawin silangkan untuk membentuk spesies louhan, maka tak heran jika trimac cichlid memiliki ciri tubuh yang hampir sama dengan ikan louhan. 


trimac cichlid ini merupakan spesies cichlid yang berasal dari Mexico Selatan. Ikan ini tergolong dalam jenis ikan karnivora, ikan ini memiliki karakteristik yang agressive, bahkan tergolong ikan yang sangat agressive. ikan ini tidak segan menyerang ikan lainnya yang berada di dalam kawasan teritorialnya. trimac jantan dan betina memiliki perbedaan bentuk tubuh, biasanaya jantan memiliki tubuh yang lebih besar dari betina dan jantannya memiliki jenong di kepalanya, ukuran maksimal dari ikan ini kurang lebih dapat mencapai 38 cm. 
Bagi teman hobis yang ingin memelihara ikan trimac cichlid ini sebaiknya di pelihara single tank (di pelihara dalam aquarium tanpa tank mate), jika kalian ingin memelihara trimac ini dengan tank mate maka usahakan teman-teman hobis menyediakan aquarium yang luas setidaknya berukuran 1,8 meter untuk mengurangi agresivitas dari trimac cichlid ini, untuk temperatur dalam pemeliharaan ikan ini, teman-teman bisa set temperatur akuarium mencapai 74-82°F atau setara dengan 23-27 °C, dengan pH air 6.6-8.2.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Red Devil Cichlid (Amphilpus Labiatus)

Amphilopus Labiatus atau yang lebih kita kenal dengan nama red devil, merupakan cichlid yang berasal dari Amerika Tengah. Red devil merupakan spesies cichlid yang paling sering orang jumpai di pasaran. Red devil merupakan jenis ikan hias yang paling sering di perdagangkan di pasar-pasar ikan hias di Indonesia, bahkan keberadaannya tidak seperti ikan import, bahkan sudah seperti ikan lokal, dengan harga yang terjangkau. ikan ini juga merupakan ikan yang mudah berkembang biak,. sekedar berbagi pengalaman saja, saya sekarang memiliki red devil cichlid sebanyak 19 ekor, padahal awalnya saya hanya memelihara 3 ekor saja. dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun, ikan ini sudah berkembang biak menjadi 14 ekor, dan hingga saat ini sudah menjadi kurang lebih 19 ekor, entah ini sudah masuk tahun yang keberapa. Ukuran dari ikan red devil ini bisa mencapai 30 - 35 cm.  Habitat asli dari ikan red devil adalah di danau Managua. Danau managua ini merupakan danau dengan tingkat p...

FILTER BIOLOGIS YANG SERING DIGUNAKAN DI AKUARIUM

  Dalam akuarium, media filter biologis berfungsi untuk menampung dan mendukung koloni bakteri yang berguna dalam proses siklus nitrogen. Proses ini melibatkan konversi amonia (hasil limbah ikan) menjadi senyawa yang lebih rendah toksis seperti nitrit dan nitrat. Berikut ini beberapa media filter biologis yang umum digunakan dalam akuarium: 1. Kerikil atau  Batu Karang Kerikil atau batu karang yang memiliki permukaan porus dapat menjadi tempat yang baik bagi bakteri untuk tumbuh. Bakteri-bakteri tersebut akan membantu dalam menguraikan amonia dan nitrit menjadi nitrat yang lebih aman. 2.  Bio Balls Bio balls adalah bola-bola plastik yang memiliki banyak pori-pori. Media ini memberikan luas permukaan yang besar untuk koloni bakteri hidup. Bakteri tersebut akan mengolah amonia dan nitrit menjadi nitrat. 3.  Spon Filter Spons filter juga berfungsi sebagai media filter biologis. Spons dengan pori-pori yang halus dapat menjadi tempat tinggal bagi bakteri yang membantu dal...

Mengenal Ikan Siluk Merah

Ikan siluk merah atau yang lebih dekenal dengan arowana super red/arowana merah yang memiliki nama ilmiah   scelophages formosus meruapakan ikan yang berasal dari Indonesia. Ikan siluk merah merupakan primadona dikalangan para penghobi ikan hias, siluk merah ditetapkan sebagai satwa pesona Indonesia melalui Keputusan Presiden RI nomor 4 tahun 1993. Ikan siluk merah merupakan ikan endemik Danau Lindung Empangau.   Sebagai ikan yang populer di kalangan penghobis maka ikan ini pun banyak diburu, sehingga populasi dari ikan siluk merah ini pun semakin menurun, untuk menjaga agar populasi ikan ini tetap terjaga maka pemerintah menjadikan Danau Empangau sebagai danau lindung melalui Surat Keputusan Bupati nomor 6 tahun 2021. Siluk merah memiliki tubuh pipih memanjang dengan panjang total hingga 90cm. Kepala dsri siluk merah berbentuk menyendok dandilengkapi dengan dua sungut lunak di ujung rahang bawahnya. Sisik-sisik pada siluk merah memiliki ukuran yang cukup besar. Sesuai de...