Langsung ke konten utama

Mengenal Ikan Siluk Merah


Ikan siluk merah atau yang lebih dekenal dengan arowana super red/arowana merah yang memiliki nama ilmiah  scelophages formosus meruapakan ikan yang berasal dari Indonesia. Ikan siluk merah merupakan primadona dikalangan para penghobi ikan hias, siluk merah ditetapkan sebagai satwa pesona Indonesia melalui Keputusan Presiden RI nomor 4 tahun 1993. Ikan siluk merah merupakan ikan endemik Danau Lindung Empangau.  Sebagai ikan yang populer di kalangan penghobis maka ikan ini pun banyak diburu, sehingga populasi dari ikan siluk merah ini pun semakin menurun, untuk menjaga agar populasi ikan ini tetap terjaga maka pemerintah menjadikan Danau Empangau sebagai danau lindung melalui Surat Keputusan Bupati nomor 6 tahun 2021.

Siluk merah memiliki tubuh pipih memanjang dengan panjang total hingga 90cm. Kepala dsri siluk merah berbentuk menyendok dandilengkapi dengan dua sungut lunak di ujung rahang bawahnya. Sisik-sisik pada siluk merah memiliki ukuran yang cukup besar. Sesuai dengan namanya ikan siluk merah memiliki warna dasar tubuh berwarna merah gelap dan terang. Habitat siluk merah berada di sekitar vegetasi pepohonan. Ikan siluk merah dikelompokkan menjadi 4 varietas yaitu Blood red, chilli red, orange red, dan golden red.

Warna merah pada ikan arowana menjadi daya tarik bagi para penghobi ikan hias,  dan juga postur tubuh yang gagah serta gaya berenangnya yang anggun menjadikan ikan ini semakin diminati oleh para penghobi ikan hias. Hingga saat ini ikan siluk merah masih memiliki harga yang relatif stabil di bandingkan dengan ikan hias lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Red Devil Cichlid (Amphilpus Labiatus)

Amphilopus Labiatus atau yang lebih kita kenal dengan nama red devil, merupakan cichlid yang berasal dari Amerika Tengah. Red devil merupakan spesies cichlid yang paling sering orang jumpai di pasaran. Red devil merupakan jenis ikan hias yang paling sering di perdagangkan di pasar-pasar ikan hias di Indonesia, bahkan keberadaannya tidak seperti ikan import, bahkan sudah seperti ikan lokal, dengan harga yang terjangkau. ikan ini juga merupakan ikan yang mudah berkembang biak,. sekedar berbagi pengalaman saja, saya sekarang memiliki red devil cichlid sebanyak 19 ekor, padahal awalnya saya hanya memelihara 3 ekor saja. dalam kurun waktu kurang lebih 2 tahun, ikan ini sudah berkembang biak menjadi 14 ekor, dan hingga saat ini sudah menjadi kurang lebih 19 ekor, entah ini sudah masuk tahun yang keberapa. Ukuran dari ikan red devil ini bisa mencapai 30 - 35 cm.  Habitat asli dari ikan red devil adalah di danau Managua. Danau managua ini merupakan danau dengan tingkat p...

FILTER BIOLOGIS YANG SERING DIGUNAKAN DI AKUARIUM

  Dalam akuarium, media filter biologis berfungsi untuk menampung dan mendukung koloni bakteri yang berguna dalam proses siklus nitrogen. Proses ini melibatkan konversi amonia (hasil limbah ikan) menjadi senyawa yang lebih rendah toksis seperti nitrit dan nitrat. Berikut ini beberapa media filter biologis yang umum digunakan dalam akuarium: 1. Kerikil atau  Batu Karang Kerikil atau batu karang yang memiliki permukaan porus dapat menjadi tempat yang baik bagi bakteri untuk tumbuh. Bakteri-bakteri tersebut akan membantu dalam menguraikan amonia dan nitrit menjadi nitrat yang lebih aman. 2.  Bio Balls Bio balls adalah bola-bola plastik yang memiliki banyak pori-pori. Media ini memberikan luas permukaan yang besar untuk koloni bakteri hidup. Bakteri tersebut akan mengolah amonia dan nitrit menjadi nitrat. 3.  Spon Filter Spons filter juga berfungsi sebagai media filter biologis. Spons dengan pori-pori yang halus dapat menjadi tempat tinggal bagi bakteri yang membantu dal...

8 tips memelihara ikan di akuarium

  Sebagai penghobi ikan hias kita harus bisa merawat ikan yang kita pelihara, jangan asal merawat ikan kalau kamu tidak mau ikanmu cepat mati, agar ikanmu tetap sehat dan tidak mudah mati, kamu dapat melakukan beberapa hal berikut : 1. Pilihlah spesies ikan yang sesuai  Pertimbangkan ukuran, suhu air, kebutuhan pakan, dan kebutuhan lingkungan lainnya dari spesies ikan yang ingin Anda pelihara. Pastikan Anda memiliki pengetahuan yang cukup tentang spesies tersebut sebelum membelinya. 2. Sediakan akuarium yang sesuai Pilihlah akuarium yang memiliki ukuran yang memadai untuk ikan-ikan yang akan Anda pelihara. Pastikan akuarium memiliki tutup yang kokoh, sistem filtrasi yang efektif, dan peralatan tambahan seperti pemanas dan termometer untuk menjaga kondisi air yang stabil. 3. Siklus air akuarium Sebelum menambahkan ikan, penting untuk melakukan siklus air pada akuarium. Siklus air adalah proses biologis yang memungkinkan pertumbuhan bakteri-bakteri baik di dalam filter untuk men...